Posted by: gaptechnology | 23 March, 2010

Perancangan sistem pakar

Metodologi rekayasa perangkat lunak (software engineering) digambarkan sedemikian hingga suatu system pakar dapat menghasilkan suatu pengembangan produk yang berkualitas dengan biaya yang murah dan dengan waktu yang baik.

Dalam hal ini kualitas memberi arti bahwa produk harus memenuhi karakter berikut :

  1. Ketepatan, yaitu program harus memenuhi spesifikasinya sehingga dapat sungguh-sungguh melaksanakan tugas-tugas yang wajar. Wajar disini bermakna apa yang telah dapat diharapkan untuk diberikan kepadanya dalam pengertian spesifikasi umumnya system  menggambarkan tugas dimana system tidak mungkin dirancang.
  2. Ketegaran, yaitu harus tidak terlalu sensitive terhadap error, dan kesalahan dalam tugas-tugas atau presentasi wajar untuk tugas-tugas yang tak wajar. Dengan kata lain, ia harus dapat mengatasi error dengan mengubah nya tanpa membuat kesalahan berat dan penurunannya lebih lembut daripada terjal.
  3. Readiabilitas, yaitu penyandian harus ditulis sedemikian sehingga ia mampu dimengerti oleh pemrogram lain.
  4. Maintainabilitas, yaitu system harus dirancang dan diimplementasikan sedemikian rupa sehingga dengan melakukan relative sedikit perubahan telah dapat memberik efek tanpa harus menulis ulang secara lengkap. Ini melibatkan perancangan dengan pengubahan dalam pikiran, walaupun berdasarkan pengamatan, tidak semua tipe perubahan dapat diantisipasi kemudian.

Sebelum membangun suatu system pakar, anda harus memilih suatu masalah yang tepat. Ada beberapa jenis masalah yang dianggap cocok untuk system pakar, yaitu :

Kelas area umum
Konfigurasi merakit komponen system dengan cara yang benar
Diagnose menarik kesimpulan dari masalah yang didasarkan pada fakta-fakta yang diobservasi
Instruksi pengajaran yang cerdas sehingga siswa dapat bertanya mengapa, bagaimana dan what if, seperti pengajaran yang dilakukan manusia
Monitoring membandingkan data yang diobservasikan dengan data yang diharapkan untuk menilai performanya
Perencanaan merencanakan tindakan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan
Prognosis memprediksi hasil dari situasi yang sudah ada
Perbaikan menentukan perlakuan untuk suatu masalah
Control mengatur proses, yang mungkin membutuhkan interpretasi, diagnosis, monitoring, perencanaan, prognosis dan perbaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: