Posted by: gaptechnology | 16 April, 2010

Kode Etik IT Profesional

Setiap profesi mempunyai protokol masing-masing yang memuat tata cara bagaimana seorang profesional berpikir dan bertindak. Contohnya di bidang kedokteran, kita mengetahui betul bahwa seorang yang berkecimpung di dunia kedokteran dilarang untuk memperjualbelikan nyawa seseorang. Hal-hal seperti itu disepakati bersama oleh para profesional kemudian dituangkan ke dalam aturan bernama Kode Etik. Siapapun yang melanggar Kode Etik dinyatakan melakukan malpraktek dan akan mendapatkan hukuman sesuai dengan kekuatan Kode Etik di mata hukum. Hukuman yang diberikan bisa jadi mendapat sebutan “tidak profesional”, menerima cercaan dari masyarakat, bahkan hukuman pidana.

Melihat perkembangan teknologi informasi kini, profesi bidang teknologi informasi juga termasuk bidang profesi yang memerlukan aturan-aturan yang memuat hal-hal mengenai tata cara para profesional IT melakukan pekerjaannya. Namun hingga saat ini masih belum dibentuk Kode Etik yang diperuntukkan bagi para Profesional IT di Indonesia. Walaupun belum ada kode etik yang dibentuk, tapi telah tampak diadakannya kegiatan-kegiatan yang menuju ke arah pembuatan kode etik tersebut meskipun hingga kini kesepakatan antara para professional IT belum juga didapat.

Mungkin beberapa dari kita pernah mendengar bahwa IEEE Computer Society dan ACM membentuk suatu kode etik diperuntukkan bagi Software Engineer yang merupakan salah satu bidang yang cukup berperan di industri teknologi informasi. Kode Etik tersebut menekankan agar software engineer (IT profesional) memiliki komitmen tinggi dalam menjaga agar profesinya tetap menjadi profesi yang bermanfaat bagi masyarakat dan merupakan profesi yang terhormat. Komitmen ini tercermin pada saat seorang software engineer melakukan kegiatannya dalam membangun software, mulai dari melakukan analisa, membuat spesifikasi, membuat design, melakukan coding, testing maupun pemeliharaan software.

Pada setiap event yang berkaitan dengan teknologi informasi, peran software engineer sangat dibutuhkan. Mereka berperan serta menentukan hasil akhir dari suatu pengembangan sebuah sistem. Artinya, mereka berdiri di posisi tengah dimana dapat menimbulkan kebaikan ataupun kerugian bagi orang lain. Untuk itulah pentingnya Kode Etik ini diterapkan oleh setiap individu software engineer.

sumber:

http://prastowo.staff.ugm.ac.id/files/konsep-kebijakan-wireless.doc


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: