Posted by: gaptechnology | 23 March, 2010

Sistem Produksi

Konsep dari system produksi atau kaidah produksi telah diperkenalkan oleh Post pada tahun 1943. Konsep ini kemudian ditampilkan kembali dalam konteks proses bahasa alami dalam kaidah-kaidah penulisan dari Chomsky pada tahun 1957. Aturan produksi yang diusulkan adalah untuk memodelkan penyelesaian permasalahan tingkah laku manusia oleh Newell dan Simon pada tahun 1972 dan sejak itu Alan Newell menjadi salah satu pendukung utama dari teknik ini sebagai sebuah alat yang sangat berguna untuk system pakar. Kaidah produksi menjadi acuan yang sangat sering digunakan oleh system inferensi, system berbasis kaidah dan dalam kasus penyelesaian masalah tingkah laku manusia ataupun dalam produksi sederhana.

System produksi memainkan sejumlah peran yang penting yang akan kita periksa kelebihan dan kekurangannya lebih luas dalam baagian ini yaitu :

  1. Kekuatan skema representasi pengetahuan. System produksi tidak hanya direpresentasikan dalam pengetahuan tetapi juga kegiatan. Arsitektur system produksi pada kenyataannya ekuivalen dengan bentuk umum dari mesin turing dan diidentifikasikan sebagai “Mesin Newell”.
  2. Jembatan penghubung penelitian AI dengan system pakar. System produksi memberikan suatu bahasa yang merupakan representasi dari pengetahuan pakar yang sangat alami.
  3. Model heuristic untuk perilaku manusia. Studi mengenai perilaku manusia merupakan protocol asli yang membawa Newell untuk merumuskan konsep produksi. Paradigm dari perilaku manusia menyajikan suatu fungsi heuristic yang bernilai dari pemicu penelitian lebih lanjut.
Posted by: gaptechnology | 23 March, 2010

Kategori Representasi Pengetahuan

Representasi pengetahuan merupakan kombinasi system berdasarkan dua elemen yaitu struktur data dan penafsiran prosedur untuk digunakan pengetahuan dalam menyimpan struktur data. Hal ini penting untuk merealisasikan kedua elemen tersebut dan dalam system representasi pengetahuan adalah suatu hal yang perlu.

Menurut Turban (2001), ada beberapa tipe pengetahuan yang bisa dikategorikan dalam bentuk keahlian yaitu :

  1. Teori yang mendasari suatu permasalahan.
  2. Aturan baku dan prosedur yang berkaitan dengan permasalahan tertentu.
  3. Aturan tentang apa yang harus dikerjakan dalam suatu permasalahan yang diberikan.
  4. Strategi global untuk pemecahan dari tipe-tipe ini.
  5. Meta knowledge (pengetahuan dari pengetahuan).
  6. Fakta atau bukti tentand suatu permasalahan.

Selanjutnya Feigenbaum dkk (1981) menyarankan untuk mengikuti kategori berikut ini untuk pengetahuan yaitu :

  1. Objek – objek

Setiap system harus mempunyai kemampuan untuk mengenkodekan informasi mengenai sifat fisik dari objek dan konsep.

  1. Events

Kategori ini termasuk aksi dan kejadian dalam dunia. Kejadian secara umum menentukan suatu elemen waktu dan mengindikasikan hubungan sebab dan akibat.

  1. Performance

Kategori ini meliputi informasi bagaimana menjalankan tugas tertentu. Sebagai contoh, bagaimana mengendarai sepeda, bagaimana menyusun kalimat,bagaimana membuktikan teorema.

  1. Meta-knowledge

Meta knowledge merupakan pengetahuan tentang merepresentasikan pengetahuan atau pengetahuan yang similiki system tentang pengetahuan internalnya (Rolston, 1988). Pengetahuan dalam kategori ini adalah pengetahuan system tentang bagaimana system berfikir.

Posted by: gaptechnology | 23 March, 2010

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Pakar

Sistem pakar merupakan paket perangkat lunak atau paket program computer yang ditujukan sebagai penyedia nasihat dan sarana bantu dalam memecahkan masalah di bidang-bidang spesialisasi tertentu seperti sains, perekayasaan, matematika, kedokteran, pendidikan dan sebagainya. System pakar merupakan subset dari Artificial Intelegence.

Ada banyak keuntungan bila menggunakan system pakar, diantaranya adalah :

1. Menjadikan pengetahuan dan nasihat lebih mudah didapat.

2. Meningkatkan output dan produktivitas.

3. Menyimpan kemampuan dan keahlian seorang pakar.

4. Meningkatkan penyelesaian masalah yang khusus.

5. Meningkatkan reliabilitas.

6. Memberikan respons (jawaban) yang cepat.

7. Merupakan panduan yang cerdas.

8. Dapat bekerja dengan informasi yang kurang lengkap dan mengandung ketidakpastian.

9. Sebagai basis data cerdas, bahwa system pakar dapat digunakan untuk mengakses basis data dengan cara cerdas.

Selain keuntungan di atas, system pakar seperti halnya system lainnya, juga memiliki kelemahan. Di antaranya adalah :

1. Masalah dalam mendapatkan pengetahuan di mana pengetahuan tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah karena kadangkala pakar dari masalah yang kita buat tidak ada, dan kalaupun ada kadang pendekatan yang dimiliki oleh pakar berbeda-beda.

2. Untuk membuat suatu system pakar yang benar-benar berkualitas tinggi sangatlah sulit dan memerlukan biaya yang sangat besar untuk pengembangan dan pemeliharaanya.

3. Boleh jadi system tidak dapat membuat keputusan.

4. System pakar tidaklah 100% menguntungkan, walaupun seorang tetap tidak sempurna atau tidak selalu benar. Oleh karena itu perlu diuji ulang secara teliti sebelum digunakan. Sehingga dalam hal ini peran manusian tetap merupakan factor yang dominan.

Kelemahan-kelemahan atau kekurangan dari system pakar tersebut bukanlah sama sekali tidak bisa diatasi, tetapi dengan terus melakukan perbaikan dan pengolahan berdasarkan pengalaman yang telah ada maka hal itu diyakini akan dapat diatasi, walaupun dalam waktu yang panjang dan terus menerus.

Sumber : Konsep Dasar Sistem Pakar (Muhammad Arhami)

Workplace merupakan area dari sekumpulan memori kerja yang digunakan utnuk merekam hasil-hasil antara kesimpulan yang dicapai. Ada 3 tipe keputusan yang dapat direkam yaitu rencana (bagaimana menghadapi masalah), agenda (aksi potensial yang sedang menunggu untuk dieksekusi) dan solusi (calon aksi yang akan dibangkitkan).

Fasilitas penjelasan adalah komponen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan system pakar karena menggambarkan penalaran system kepada pemakai. Fasilitas penjelasan dapat menjelaskan perilaku system pakar dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut :

· Mengapa pertanyaan tertentu ditanyakan oleh system pakar?

· Bagaimana kesimpulan tertentu diperoleh?

· Mengapa alternative tertentu ditolak?

· Apa rencana untuk memperoleh penyelesaian?

Perbaikan pengetahuan, pakar memiliki kemampuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerjanya serta kemampuan untuk belajar dari kinerjanya. Kemampuan tersebut adalah penting dalam pembelajaran terkomputerisasi, sehingga program akan mampu menganalisis penyebab kesuksesan dan kegagalan yang dialaminya.

Sumber : Konsep Dasar Sistem Pakar (Muhammad Arhami)

Di dalam menilai suatu ancaman penggunaan teknologi informasi, ancaman tersebut terus berkembang Pertahanan tahun lalu mungkin tidak akan cukup untuk melawan ancaman serangan tahun ini. Oleh karena itu, penting bagi para eksekutif untuk memiliki kesadaran akan keseriusan dari masing-masing jenis risiko keamanan TI dan bagaimana tingkat ancaman berubah.

Penilaian risiko teknologi informasi ini didasarkan pada survei terhadap lebih dari 100 propesional IT security dan manajemen risiko, yang dilakukan oleh Computer Economics pada kuartal keempat tahun 2009.

Malware: infeksi pada systemi atau jaringan oleh virus, worm Trojan, adware atau spyware.

Phising: Serangan terhadap organisasi melalui email atau elektronik dalam upaya untuk memperoleh informasi rahasia.

Pharming penyimpangan alu lintas internet ke situs penipu melalui DNS palsu atau address bar browser serangan ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi rahasia.

Spam pesan email yang tidak diminta atau tidak diinginkan.

Denial of serivice Upaya untuk mengalahkan atau membebani kinerja jaringan atau sumber daya sistem dengan maksud untuk menurunkan kinerja mereka atau bahkan membuat layanan tidak tersedia.

Akses yang tidak sah oleh pihak luar: akses yang tidak sah atau penggunaan sistem atau jaringan oleh pihak luar.

Vandalisme / sabotase: pencacatan, kehancuran atau kerusakan pada jaringan sistem organisasi atau website.

Pemerasan: Tuntutan untuk uang atau konsesi lainnya berdasarkan ancaman untuk menggunakan sarana elektronik untuk membahayakan jaringan organisasi, sistem, atau reputasi.

Penipuan transaksi: transaksi elektronik palsu yang mengakibatkan kerugian keuangan atau kerusakan pada organisasi atau pelanggan.
Kerugian fisik: fisik kehilangan atau pencurian atau komputer, media penyimpanan, atau perangkat lain yang terkait andany data.

Akses yang tidak sah oleh orang dalam: Menjalankan akses oleh orang dalam fungsi sistem atau informasi yang tidak berwenang.

Insider: pelanggaran terhadap kebijakan organisasi mengenai penggunaan komputasi / sumber daya jaringan.

Analisis hasil survei ini memberikan wawasan ke dalam bagaimana para profesional TI memandang keseriusan dari 12 kategori ancaman keamanan informasi dan bagaimana tingkat ancaman tersebut berubah. Beberapa hasil ini mendorong, tetapi beberapa mungkin menandakan adanya kesenjangan antara persepsi dan realitas.

Sebagai contoh kasus adalah sejumlah nasabah bank yang kehilngan simpanannya baru – baru ini. dikarenakan lemahnya pengawasan serta keamanan terhadap transaksi.

Sumber:

http://keamananinternet.tripod.com/pengertian-definisi-cybercrime.html

http://hyulovessa.multiply.com/journal/item/4/Contoh_Kasus_Kejahatan_Komputer

Posted by: gaptechnology | 23 March, 2010

Akuisisi Pengetahuan pada Sistem Pakar (Knowledge Acquisition)

Akuisisi pengetahuan adalah akumulais, transfer dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program computer. Dalam tahap ini knowledge engineer berusaha menyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan.

Menurut Turban (1988), terdapat tiga metode utama dalam akuisisi pengetahuan yaitu :

1. Wawancara

Wawancara adalah metode akuisisi yang paling banyak digunakan. Metode ini melibatkan pembicaraan dengan pakar secara langsung dalam suatu wawancara.

2. Analisis protocol

Dalam metode ini pakar diminta untuk melakukan suatu pekerjaan dan mengungkapkan proses pemikirannya dengan menggunakan kata-kata. Pekerjaan tersebut direkam, dituliskan dan dianalisis.

3. Observasi pada pekerjaan pakar

Dalam metode ini pekerjaan dalam bidang tertentu yang dilakukan pakar diobservasi.

4. Induksi aturan dari contoh

Dalam metode ini system diberi contoh dari suatu masalah yang hasilnya telah diketahui. Setelah diberikan beberapa contoh, system induksi dapat membuat aturan yang benar untuk kasus contoh. Selanjutnya aturan dapat digunakan untuk menilai kasus lain yang hasilnya tidak diketahui.

Akuisisi pengetahuan dilakukan sepanjang proses pembangunan system. Menurut Firebaugh (1989) proses akuisisi pengetahuan dibagi ke dalam 6 tahap yaitu : Identifikasi, Konseptualisasi, Formalisasi, Implementasi, Pengujian dan Revisi Prototipe.

Sumber : Konsep Dasar Sistem Pakar (Muhammad Arhami)

Posted by: gaptechnology | 23 March, 2010

Struktur Sistem Pakar

–Struktur Sistem Pakar–

Sistem pakar disusun oleh duan bagian utama yaitu lingkungan pengembangan (development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environment) (Turban, 1995). Lingkungan pengembangan system pakar digunakan untuk memasukkan pengetahuan pakar ke dalam lingkungan system pakar, sedangkan lingkungan konsultasi digunakan oleh pengguna yang bukan pakar guna memperoleh pengetahuan pakar. Komponen system pakar dalam kedua bagian tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :

struktur sistem pakar

Komponen yang terdapat dalam system pakar dapat dilihat pada gambar diatas. Berikut akan dijelaskan komponen tersebut.

Antarmuka Pengguna (User Interface)

User interface merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan system pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh system. Selain itu antarmuka menerima informasi dari system akan menyajikannya ke dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai. Menurut McLeod (1995), pada bagian ini terjadi dialog antara program dan pemakai, yang memungkinkan system pakar menerima instruksi dan informasi (input) dari pemakai, juga memberikan informasi (output) kepada pemakai.

Sumber : Konsep Dasar Sistem Pakar (Muhammad Arhami)

Posted by: gaptechnology | 10 March, 2010

Definisi Sistem Pakar

Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang menyamai kemampuan pengambilan keputusan dari sorang pakar. Kata menyamai memiliki pengertian bahwa system pakar diharapkan dapat bekerja dalam semua hal seperti halnya seorang pakar. System pakar merupakan salah satu cabang dari Artificial Intelligent yang membuat penggunaan secara luas pengetahuan yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia yang pakar dalam bidang tertentu.
System pakar terdiri dari 2 komponen utama yaitu knowledge base dan inference engine. Knowledge berisi pengetahuan yang digunakan dalam system pakar sedangkan inference engine menggambarkan kesimpulan yang dihasilkan oleh system pakar.
Tujuan dari sebuah system pakar adalah untuk mentransfer kepakaran yang dimiliki seorang pakar ke dalam computer, dan kemudian kepada orang lain. Aktivitas yang dilakukan untuk memindahkan kepakaran adalah sebagai berikut :
• Knowledge Acquisition
• Knowledge Representation
• Knowledge Inferencing
• Knowledge Transfering

Sumber : Konsep Dasar Sistem Pakar (Muhammad Arhami)

Kini, perkembangan teknologi telah memberikan banyak perubahan pada cara berpikir manusia, baik dalam usaha pemecahan masalah, perencanaan, maupun dalam pengambilan keputusan. Perubahan yang terjadi selanjutnya berpengaruh terhadap bagaimana manusia memandang etika dan norma-norma dalam kehidupannya.
Teknologi merupakan alat yang diciptakan manusia untuk merespon tantangan hidup. Artinya, faktor manusia dalam teknologi sangat penting. Oleh sebab itu, pendidikan manusiawi seperti pelaksanaan norma dan etika kemanusiaan harus berada pada peringkat teratas, serta tidak hanya melakukan pemujaan terhadap teknologi belaka.

Berikut adalah akibat dari pemanfaatan TI yang tidak tepat :
• Rasa takut terhadap teknologi informasi menggantikan fungsi manusia sebagai pekerja
• Tingkat kompleksitas serta kecepatan yang sudah tidak dapat di tangani secara manual
• Pengangguran dan mutasi kerja
• Kurangnya tanggung jawab profesi
• Adanya golongan minoritas yang kekurangan informasi mengenai teknologi informasi

Untuk mengatasi kendala diatas maka dapat dilakukan :
• Perancangan sebuah teknologi yang human-based
• Menciptakan lembaga pendidikan guna memperkenalkan teknologi informasi sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kemajuan teknologi informasi.
• Jika terjadi peningkatan pendidikan maka akan muncul umpan balik dan imbalan yang diberikan oleh suatu organisasi
• Perkembangan teknologi akan semakin meningkat namun hal ini harus di sesuaikan dengan hukum yang berlaku sehingga etika dalam berprofesi di bidang teknologi informasi dapat berjalan dengan baik.

ETIKA DALAM BERKOMPUTER
Berikut adalah sepuluh etika berkomputer yang dapat kita lakukan dengan mudah sehingga akan mengurangi dampak negative dari penggunaan komputer, yaitu
1. Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain
2. Jangan melanggar atau mengganggu hak atau karya komputer orang lain
3. Jangan memata-matai file-file yang bukan haknya
4. Jangan menggunakan komputer untuk mencuri
5. Jangan menggunakan komputer untuk memberikan kesaksian palsu
6. Jangan menduplikasi atau menggunakan software tanpa membayar
7. Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan
8. Jangan mencuri kekayaan intelektual orang lain
9. Pertimbangkan konsekuensi dari program yang dibuat atau sistem komputer yang dirancang
10. Selalu mempertimbangkan dan menaruh respek terhadap sesama saat menggunakan komputer.

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari artikel yang saya tampilkan sebelumnya adalah bahwa tujuan dari diadakannya etika profesi dalam teknologi informasi untuk melindungi kepentingan dari para penikmat teknologi informasi. sehingga para pengguna tidak harus merasakan ketidaknyamanan karena takut akan tersebarnya informasi pribadi miliknya.
oleh karena itu etika dalam berkomputer tidak hanya tugas dari satu orang saja tetapi merupakan tugas dari para pengguna komputer. lingkungan berkomputer yang nyaman dapat tercipta dari prilaku yang ditunjukkan oleh para penggunanya sendiri. contoh nyata yang dapat kita lakukan untuk mengurangi kejahatan dalam berkomputer adalah dengan hanya menggunakan software yang asli atau yang memang diperuntukkan bagi  umum secara gratis. kemudian bisa juga dengan tidak merusak fasilitas komputer yang bukan milik kita sendiri misalnya komputer yang ada di warnet.
masih banyak hal – hal mudah lainnya yang dapat kita langsung implementasikan dalam kehidupan berkomputer sehari-hari. semoga dengan begitu kehidupan berkomputer yang nyaman dapat kita rasakan segera.

MIDDLEWARE TELEMATIKA

1. Definisi Middleware
Middleware merupakan software yang berfungsi sebagai lapisan konversi atau penerjemah.
Selain itu middleware juga sebagai Consolidator dan Integrator.
– Middleware saat ini dikembangkan untuk memungkinkan satu aplikasi berkomunikasi dengan lainnya walaupun berjalan pada platform yang berbeda.
– Saat ini terdapat bermacam produk yang menawarkan middleware.

2. Lapisan Middleware

3. Tujuan dan Asal-Usul Middleware
Middleware adalah S/W penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan.

Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda.
Middleware yang paling banyak dipublikasikan :
=> Open Software Foundation’s Distributed Computing Environment (DCE),
=> Object Management Group’s Common Object Request Broker Architecture (CORBA),
=> Microsoft’s COM/DCOM (Component Object Model.

4. Arsitektur Teknis
Arsitektur middleware merupakan sekumpulan S/W terdistribusi yang menempati lapisan antara aplikasi dan sistem operasi serta layanan jaringan di suatu node pada jaringan komputer

5. Layanan Middleware
Layanan middleware menyediakan kumpulan fungsi API (Application Programming Interfaces) yang lebih tinggi daripada API yang disediakan sistem operasi dan layanan jaringan yang memungkinkan suatu aplikasi dapat :
– Mengalokasikan suatu layanan secara transparan pada jaringan.
– Menyediakan interaksi dengan aplikasi atau layanan lain.
– Tidak tergantung dari layanan jaringan.
– Handal dan mampu memberikan suatu layanan.
– Diperluas (dikembangkan) kapasitasnya tanpa kehilangan fungsinya.

6. TP Monitors (Transaction Processing Monitors)
Produk pertama yang disebut middleware. Menempati posisi antara permintaan dari program client dan database, untuk menyakinkan bahwa semua transaksi ke database terlayani dengan baik

7. Karakteristik TP
Cenderung tidak sekedar sebagai koordinator dan pemantau transaksi pada beberapa sesumber data.
– Meningkatkan unjuk kerja, kehandalan dan skalabilitas sistem server-side.
– TP Monitor TP monitors menyusun suatu kerangka kerja untuk pembuatan aplikasi server-side.
– TP monitor dapat dengan handal dan efisien mengatur sesumber yng dibutuhkan oleh aplikasi yang sesuai dengan aturan sebuah TP Monitor.
CICS (Customer Information Control System) dan IMS/TM (message-based Transaction Manager) adalah pemrosesan transaksi yang dibebankan pada mainframe. Pada sistem UNIX, BEA’s TUXEDO, BEA’s TOP END, dan IBM’s Encina adalah produk yang digunakan sebagai TP monitors. Pada lingkungan Java, kita mengenal EJB (Enterprise Java Beans).

8. Messaging Middleware
Merupakan antarmuka dan transportasi antar aplikasi.
– Menyimpan data dalam suatu antrian message jika mesin tujuan sedang mati atau overloaded.
– Mungkin berisi business logic yang merutekan message ke tujuan sebenarnya dan memformat ulang data lebih tepat.
– Sama seperti sistem messaging email, kecuali messaging middleware digunakan untuk mengirim data antar aplikasi.

11. Remote Procedure Calls
Remote Procedure Calls (RPC) memungkinkan suatu bagian logika aplikasi untuk didistribusikan pada jaringan. Contoh :
– SUN RPC, diawali dengan network file system (SUN NFS).
– DCE RPC, sebagai dasar Microsoft’s COM. Object Request Brokers (ORBs) memungkinkan objek untuk didistribusikan dan dishare pada jaringan yang heterogen.
– Pengembangan dari model prosedural RPC, –Sistem objek terdistribusi, seperti CORBA, DCOM, EJB, dan .NET memungkinkan proses untuk dijalankan pada sembarang jaringan.

12. Middleware Basis Data
Middleware basis data menyediakan antarmuka antara sebuah query dengan beberapa database yang terdistribusi. Menggunakan, baik arsitektur hub and spoke atau arsitektur terdistribusi, memungkinkan data untuk digabungkan dari beberapa sumber data yang berbeda atau terpisah.

13. Antarmuka Pemrograman Basis data
Antarmuka pemrograman antar aplikasi dipertimbangkan juga sebagai sebuah middleware.
– Open Database Connectivity (ODBC)
– Java Database Connectivity (JDBC)
– Perl::DBI

14. Middleware Application Server
Sebuah Web-based Application Server, yang menyediakan antarmuka untuk berbagai aplikasi, digunakan sebagai middleware antara browser dan aplikais.
J2EE adalah contoh application server a wide range of server-side processing has been supported by appservers (i.e.;J2EE).

15. Tipe Layanan Middleware
Ada tiga tipe layanan yaitu :
a. Layanan Sistem Terdistribusi
• Komunikasi kritis, program-to-program, dan layanan manajemen data.
• RPC, MOM (Message Oriented Middleware) dan ORB.

b. Layanan Application
• Akses ke layanan terdistribusi dan jaringan • Yang termasuk : TP (transaction processing) monitor dan layanan database, seperti Structured Query Language (SQL).

c. Layanan Manajemen Middleware
• Memungkinkan aplikasi dan fungsi dimonitor secara terus menerus untuk menyakinkan unjuk kerja yang optimal pada lingkungan terdistribusi.

16. Remoting Architectures
Distributed Computing Environment (DCE) dari Open Software Foundation (OSF). Secara aktualnya adalah sebuah lingkungan pemrosesan terdistribusi yang di dasarkan pada Remote Procedure Call (RPC) Common Object Request Broker Architecture (CORBA) dari Object Management Group’s (OMG).

17. Arsitektur-Arsitektur Komponen
• Microsoft’s Component Object Model (COM)
Menangani pemaketan dan deployment komponen yang mendukung berbagai bahasa pemrograman
• JavaBeans dan Enterprise Java Beans (EJB) diperkenalkan oleh SUN Microsystem.
• Baik COM dan EJB diperluas menjadi :
– COM diperluas ke Distributed COM (DCOM) menggunakan versi perluasan dari DCE RPC sebagai transport.
– EJB mendukung komunikasi C/S yang di dasarkan pada Java Remote Method Invocation (RMI).
– RMI adalah merupakan model pendistribusian komponen jarak jauh yang menggunakan Java, tanpa perlu Interface Definition.
– Language (IDL) untuk mendeskripsikan interfacenya.
– Microsoft memperkenalkan arsitektur .NET sebagai arsitektur komponen terbaru dengan basis web service sebagai tulang punggungnya.

OPEN SERVICE GATEWAY INTIATIVE (OSGi)

The OSGi Alliance (sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, sekarang nama kuno) adalah organisasi standar yang didirikan pada Maret 1999. Aliansi dan anggota-anggotanya telah ditentukan yang berbasis Java layanan platform yang dapat dikelola dari jarak jauh. Inti bagian dari spesifikasi adalah sebuah kerangka kerja yang mendefinisikan suatu manajemen siklus hidup aplikasi model, layanan registry, sebuah lingkungan Eksekusi dan Modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGi layers, API, dan Java telah ditetapkan.

OSGi teknologi adalah sistem modul dinamis untuk Java ™.

OSGi teknologi menyediakan layanan berorientasi, komponen berbasis lingkungan untuk para pengembang dan menawarkan cara-cara standar untuk mengelola siklus hidup perangkat lunak. Kemampuan ini sangat meningkatkan nilai berbagai komputer dan perangkat yang menggunakan platform Java.

Pengadopsi teknologi OSGi manfaat dari peningkatan waktu ke pasar dan mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan integrasi pra-dibangun dan pra-komponen subsistem diuji. Teknologi ini juga mengurangi biaya pemeliharaan dan kemajuan aftermarket baru peluang unik karena jaringan dapat dimanfaatkan untuk secara dinamis mengupdate atau memberikan layanan dan aplikasi di lapangan.

Spesifikasi:
OSGi spesifikasi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGi. OSGi Alliance yang memiliki kepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.

AUTOMOTIVE MULTIMEDIA INTERFACE COLLABORATION

Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia adalah suatu kelompok yang dibuat untuk menciptakan standar umum yang digunakan dalam mengatur bagaimana suatu perangkat alat elektronik bekerja misalnya komputer dan alat komunikasi kendaraan. Dan memiliki anggota: Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault.

Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) mengatakan akan menjadi tuan rumah tiga update internasional briefing untuk menjadi pemasok otomotif, komputer dan teknologi tinggi industri elektronik.

“AMIC telah mengalami kemajuan yang signifikan dalam satu tahun terakhir ini dalam menyelesaikan struktur organisasi dan mencapai kesepakatan tentang persyaratan yang diperlukan untuk hardware dan software yang baik di masa depan untuk mobil dan truk,” Jurubicara AMIC Dave Acton berkata, “Dan sekarang sudah saatnya bagi kita untuk bertemu dengan pemasok dan mereka yang tertarik untuk menjadi pemasok untuk memastikan kami pindah ke tahap berikutnya pembangunan kita bersama-sama. ”

Acton menekankan bahwa AMIC terbuka untuk semua pemasok yang tertarik bisnis elektronik. AMIC dibentuk pada bulan September l998 dan saat ini dipimpin oleh 12 produsen otomotif dan anak perusahaan yang meliputi: BMW, DaimlerChrysler, Ford, Fiat, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA / Peugeot-Citroen, Renault, Toyota, dan VW. Seorang juru bicara mengatakan kelompok AMIC berencana untuk mendirikan sebuah kantor di San Francisco di masa depan.

Sumber :

http://www.osgi.org/

http://www.osun.org/Automotive+Multimedia+Interface+Colaboration-pdf.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Middleware

« Newer Posts - Older Posts »

Categories